Kamis, 02 April 2015

Berlibur Ria dengan Mengikuti Kegiatan LDK 2015 di Sekolahku

Jumat, 2 April 2015, libur keagamaan nasional. SMP Negeri 24 Makassiar, sebagai peserta didik tidak libur tetapi mereka mengisi hari libur tersebut dengan kegiatan "LDK tepatnya Latihan Dasar Kepemimpinan", satu kegiatanri yang sangat posistif bagi peserta didik untuk memberi mereka modal dasar kelak sebagai pemimpin. 

Alhamdulillah, saya termasuk diberi amanah untuk memberi materi yang ada kaitannya dengan "LKBB atau Latihan Keterampilan Baris Berbaris". Terkadang banyak yang menyepelekan LKBB ini karena beranggapan bahwa kegiatan ini hanya menghabiskan tenaga saja tanpa ada sesuatu yang ingin dicapai.

Ternyata ........ setelah saya memberi materi ini, dan bebarapa teman guru dan panitia melihat, bahwa keberadaan materi ini sangat bermanfaat, karena pembentukan karakter sangat terlihat, terutama ragamkedisiplinan, keseraiatagaman, harmonisasi antara perintah dan perlakuan. Harapan semoga ke depan kegiatan ini bukan hanya program saja tetapi merupakan kewajiban bagi seluruh peserta didik. Selamat buat adik-adikgai  peserta, jangan bosan jangan pesimis, tetap optimis untuk mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Bravo SMP Negeri 24 Makassar.

Jumat, 07 Maret 2014

Ini adalah contoh RPP Bola Basket pada Kurikulum 2013, mohon dikomentari yach

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
SatuanPendidikan
:
SMP Negeri      Makassar
Kelas/ Semester
:
VII / 2
Mata Pelajaran
:
Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Topik / Tema
:
Bola Basket
Pertemuan
:
3 x Pertemuan
Alokasi Waktu
:
9 JP



A.  Kompetesi Inti
:
1.     Menghargai dan menghayati perilaku jujur, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkunggan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaaanya
2.     Memahami pengetahuan (factual, konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tetag ilmu pengetahuan, teknologi ,seni, budaya terkait fenomenal dan kejadian tampak mata.
3.     Mencoba, mengolah dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodefikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang / teori

B.  Kompetensi Dasar

1.1    Menghayati dan mengamalkan nilai-nilai agama yang dianut dalam melakukan aktivitas jasmani, permainan, dan olahraga, dicerminkan dengan:
a.   Pembiasaan perilaku berdoa sebelum dan sesudah pelajaran.
b.   Selalu berusaha secara maksimal dan tawakal dengan hasil akhir.
c.   Membiasakan berperilaku baik dalam berolahraga dan latihan.
2.1    Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2    Bertanggung jawab dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran serta menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.
2.3    Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.4    Menunjukkan kemauan kerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.5    Toleransi dan mau berbagi dengan teman dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.6    Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
3.1   Memahami konsep keterampilan gerak fundamental permainan bola besar.
4.2   Mempraktikkan teknik dasar permainan bola besar dengan menekankan gerak dasar fundamental.


C.    Indikator Pembelajaran
:
1.  Melakukan doa sebelum dan sesudah pembelajaran
2.  Sportif dalam bermain
3.  Bertanggungjawab dalam penggunaan sarana dan pra sarana selama pembelajaran
4.  Dapat bekerjasama dalam melakukan aktivitas fisik
5.  Displin selama pembelajaran
6.  Memahami konsep keterampilan gerak fundamental dalam permainan bola basket
7.  Mempraktikkan teknik dasar permainan bola basket dengan menekankan gerak dasar fundamental koordinasi yang baik

A.  Tujuan Pembelajaran
:
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat:
1.     Melafalkan doa sesuai dengan keyakinan masing-masing
2.     Memahami konsep gerak fundamental tentang teknik dasar passing, dribbling dan shooting pada permainan bola basket
3.     Menjelaskan konsep gerak fundamental tentang teknik dasar passing, dribbling dan shooting pada permainan bola basket
4.     Melakukan permainan bola basket  dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi dengan menerapkan gerak fundamental permainan bola basket (passing, dribbling , dan shooting)    serta menunjukkan sportif,  kerjasama,  bertanggung jawab, menghargai perbedaan, disiplin, dan toleransi selama bermain.
·        Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam menggunakan dan merawat peralatan permainan
·        Menunjukkan perilaku menerima kekalahan dan mengekspresikan kemenangan tidak berlebih
·        Memberikan saran perbaikan keterampilan kepada teman selama melakukan permainan
·        Mendiskusikan dan membuat kesimpulan tentang keterampilan gerak permainan Bola basket  secara sederhana berkelompok dengan menunjukkan kerjasama



B.          Materi pelajaran
1.                       Pengertian Permainan Bola Basket

1. Pengertian dan Asal-Usul Bolabasket
Permainan bolabasket dimainkan oleh dua regu putera maupun puteri yang masingmasing regu terdiri dari 5 orang pemain. Permainan bertujuan mencari nilai/angka sebanyakbanyaknya dengan cara memasukkan bola ke basket lawan dan mencegah lawan untuk mendapatkan nilai. Dalam memainkan bola pemain dapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam lapangan permainan.
Tujuan permainan bolabasket adalah memasukkan bola ke keranjang lawan dan menjaga keranjang sendiri agar tidak kemasukkan bola. Untuk dapat memainkan bola dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik. Gerakan yang baik menimbulkan efisiensi kerja dan berkat pembelajaran yang teratur mendapatkan efektivitas yang baik pula.
Permainan bolabasket yang kita kenal sekarang ini diciptakan oleh Dr. James A. Naismith pada tahun 1891 atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Dr. Luther menganjurkan kepada Dr. Naismith untuk menciptakan permainan baru yang dapat dimainkan di dalam gedung, mudah dimainkan, mudah dipelajari dan menarik.
Pada mulanya Dr. Naismith menggunakan keranjang sebagai sasarannya, maka permainan baru itu dinamakan “basket ball”. Pada tahun 1924 permainan bolabasket didemontrasikan pada Olimpiade di Perancis. Pada tanggal 21 Juni 1932 atas prakarsa Dr. Elmer Beny, direktur sekolah olahraga di Jeneva diadakan konferensi bolabasket.
Dalam konferensi ini terbentuklah Federasi Bolabasket Internasional yang diberi nama Federation Internationale de Basketball Amateur (FIBA). Pada tahun 1936 untuk pertama kali permainan bolabasket dipertandingkan dalam Olimpiade di Jerman, yang diikuti oleh 21 negara.
Permainan bolabasket masuk ke Indonesia setelah Perang Dunia ke-II dan dibawa oleh para perantau Cina. Pada PON I di Surakarta bolabasket telah masuk dalam acara pertandingan. Pada tanggal 23 Oktober 1951 berdirilah Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI). Pada tahun 1953 PERBASI diterima menjadi anggota FIBA. Pada tahun 1955 perpanjangan PERBASI diubah menjadi Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia dengan singkatan tetap PERBASI. (sumber: www.perbasi.or.id)


3. Teknik Dasar Permainan Bolabasket
Permainan bolabasket merupakan permainan yang gerakannya sangat kompleks, yaitu gabungan dari jalan, lari, lompat, serta unsur kekuatan, kecepatan, ketepatan, kelentukan, dan lain-lain. Untuk melakukan gerakan-gerakan bolabasket secara baik diperlukan kemampuan dasar fisik yang memadai. Dengan kondisi fisik yang baik akan memudahkan melakukan gerakan-gerakan yang lebih sulit (kompleks).
Tujuan permainan bolabasket adalah memasukkan bola ke keranjang lawan dan menjaga
keranjang sendiri agar tidak kemasukkan bola. Untuk dapat memainkan bola dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik. Gerakan yang baik menimbulkan efisiensi kerja dan berkat pembelajaran yang teratur mendapatkan efektivitas yang baik pula.
Teknik dasar permainan bolabasket antara lain: (1) Teknik melempar dan menangkap bola, (2) Teknik menggiring bola, (3) Teknik menembak, (4) Teknik gerakan berporos, (5) Teknik lay-up shoot, dan (6) Teknik merayah/rebound.


C.  Metode Pembelajaran
1.     Scientific
2.     Penugasan
3.     Demontrasi
4.     Inclusive (cakupan)
5.     Bagian dan keseluruhan (Part and whole)
6.     Saling menilai sesama teman  (Resiprocal)


G. Kegiatan Pembelajaran (Kasti)

a. Kegiatan Awal  (15 Menit)
F  Peserta didik dikumpulkan dan berbaris membentuk 2 – 4 bersaf
F  Berdoa dipimpin oleh guru atau siswa
F  Presensi dan apersepsi tentang keiatan yang akan diajarkan
F  Pemanasan sesuai dengan materi yang diajarkan dalam bentuk permainan

b. Kegiatan Inti  ( 60 Menit)
v  Mengamati
Ø  Peserta didik Mencari informasi tentang gerak fundamental permainan Bola Basket  (Melempar dan menangkap bola, menggiring, menembak)   dari berbagai sumber media cetambk atau elektronik, atau
Ø  Peserta didik mencari informasi Mempertanyakan tentang manfaat permainan   Bola Basket  terhadap kesehatan dan otot-otot yang dominan yang dipergunakan dalam permainan   Bola Basket 

v       Menanya:
Ø  Guru menjelaskan tentang materi  tentang gerak fundamental permainan  Bola Basket, misalnya : bagaimana jalannya bola jika pegangan bola dirobah saat melempar bola?,
Ø  Peserta didik secara bergantian saling bertanya tentang manfaat permainan   Bola Basket  terhadap kesehatan dan otot-otot yang dominan yang dipergunakan dalam permainan   Bola Basket 

Ø  Explorasi
Peserta didik melakukan gerakan di bawah ini dalam pengawasan guru :
Kegiatan Inti
Deskripsi
Waktu

1) Pembelajaran melempar dan menangkap bola berpasangan di tempat
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a) Cari pasangan yang seimbang.
b) Berdiri saling berhadap-hadapan dengan jarak 3 – 5 meter.
c) Kemudian peserta didik dengan temanmu saling melempar da menangkap bola setinggi dada.
d) Lakukan pembelajaran ini 15 – 20 kali lemparan secara bergantian.
Selama pembelajaran ini coba peserta didik amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan, lalu lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh teman.

2) Pembelajaran melempar dan menangkap bola bertiga
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a) Cari teman 3 orang dan membentuk segitiga dan saling berhadap-hadapan.
b) Kemudian coba kamu lakukan melempar dan menangkp nola secara bergantian dengan kedua teman di tempat.
c) Jika peserta didik dan teman sudah lancar melakukan di tempat, coba lakukan sambil bergerak maju, mundur dan menyamping dengan lemparan setinggi dada dan dari atas kepala.
d) Pembelajaran dilakukan berulang-ulang sampai 15 – 20 kali melempar dan menangkap bola.
Selama pembelajaran ini coba peserta didik amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan, lalu lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh teman.

3) Pembelajaran melempar dan menangkap bola formasi berbanjar
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a) Cari pasangan yang seimbang.
b) Berdiri berhadapan berbanjar.
c) Kemudian melempar dan menangkap bola bergantian.
d) Bagi siswa yang sudah melempar bola ke teman didepannya, kemudian langsung pindah ke barisan belakang.
e) Lakukan pembelajaran ini berulang-ulang sampai 15 – 20 melempar dan menangkap bola.
Selama pembelajaran ini coba amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan, lalu lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh teman.


4) Pembelajaran bermain lempar tangkap bola
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a) Peserta didik dibagi dua kelompok 5 atau 6 orang sama banyak dan sama kuat.
b) Pancangkan dua buah gawang di masing belakang lapangan bolabasket.
c) Kemudian bermain melempar tangkap bola dengan menggunakan gawang.
d) Teknik melempar dan menangkap bola yang digunakan adalah dari dada dan dari atas kepala.
Selama pembelajaran ini coba amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan

a) Pembelajaran  1 Menggiring Bola
Cara menangkap bola adalah sebagai berikut.
(1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, lutut sedikit
Ditekuk
(2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan.
(3) Kemudian coba kamu pantul-pantulkan bola dengan tangan kanan di tempat.
(4) Jika kamu sudah lancar di tempat, maka lakukan menggiring bola sambil
berjalan, kemudian dilanjutkan dengan berlari.
Selama pembelajaran ini coba amati dan rasakan gerakan menggiring bola yangenak dirasakan, lalu lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh teman.



b) Pembelajaran 2
Cara menggiring bola adalah sebagai berikut.
(1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan dibelakang, lutut sedikit ditekuk.
(2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan.
(3) Kemudian coba peserta didik lakukan menggiring bola sambil bergerak mundur.
(4) Jika kamu sudah lancar menggiring bola mundur, maka lanjutkan dengan
gerakan sambil bergerak menyamping kea rah kanan dan kiri.
Selama pembelajaran ini coba peserta didik amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan, lalu lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh teman.
c) Pembelajaran 3
Cara menangkap bola adalah sebagai berikut.
(1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan dibelakang, lutut sedikit
ditekuk.
(2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan.
(3) Pancangkan patok/kursi sebanyak 4 sampai 5 buah dengan jarak 15 – 20 meter.
(4) Kemudian coba kamu lakukan menggiring bola secara zig-zag (berkelok-kelok) melalui rintangan sambil berjalan.
(5) Jika kamu sudah lancar melakukan menggiring zig-zag, maka lakukan menggiring bola sambil berlari dengan melewati rintangan.
(6) Pembelajaran ini dilakukan secara perorangan atau kelompok dan dilakukan 3 – 5 kali putaran.
Selama pembelajaran ini coba amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan, lalu lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh teman.


d) Pembelajaran 4
Cara menggiring bola adalah sebagai berikut.
(1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, lutut sedikit ditekuk.
(2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan.
(3) Pancangkan bendera sebanyak 5 sampai 6 buah dengan jarak 20 – 25 meter.
(4) Kemudian coba lakukan menggiring bola sambil berjalan dengan mengitari bendera.
(5) Jika sudah lancar melakukan menggiring sambil berjalan, maka lakukan
menggiring bola sambil berlari dengan mengitari rintangan.
(6) Pembelajaran ini dilakukan secara perorangan atau kelompok dan dilakukan 2 – 3 kali putaran.
Selama pembelajaran ini coba amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan, lalu lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh teman.


Pembelajaran 1: Bermain bola basket dengan menggunakan gawang kecil yang mengutamakan
teknik menggiring, menangkap dan melempar.
a) Peserta didik dibagi dua regu, masing-masing regu terdiri dari 5 atau 6 pemain.
b) Buatlah dua buah gawang yang dipasang di garis belakang.
c) Kemudian lakukan bermain dengan menggiring bola satu tangan (kiri/kanan)
d) Bola dapat digiring tidak lebih dari 3 langkah.
e) Bola dapat dibawa tidak lebih dari 2 langkah.
Selama pembelajaran ini coba amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan.


Pembelajaran 2: Bermain bolabasket menggunakan setengah lapangan, jumlah pemain
adalah 2 lawan 3 dilanjutkan dengan 4 lawan 3 atau 5 lawan 4, yaitu:
a) 2 pemain penyerang dan bertahan 3 pemain.
b) 4 pemain penyerang dan bertahan 3 pemain.
c) 5 pemain penyerang dan bertahan 4 pemain.

Pembelajaran 3: Bermain bola basket menggunakan satu lapangan dan dibagi dua bidang,
yaitu bidang A lapangan untuk regu A dan bidang B lapangan untuk regu B.
Cara bermainnya adalah sebagai berikut.
a) Regu a menempatkan pemainnya di lapangan b sebanyak 2 orang pemain, begitu juga regu b menempatkan 2 pemain di lapangan A.
b) Para pemain boleh mengiring, melempar, dan menembak bola.
c) Saat menggiring bola pemain yang berada pada lapangan A dan B tidak boleh melewati garis tengah.
d) Jadi yang berhak melakukan serangan pada lapangan lawan hanya 2 orang pemain.
e) Regu pemenang adalah regu yang dapat memasukkan bola ke ring basket lebih banyak.
f ) Lama permainan 5 – 10 menit


50


Mengasosiasi:
Ø  Menemukan gerak fundamental permainan kasti/rounders (melempar, menangkap menggiring)  yang paling sesuai dengan menunjukkan disiplin dan percaya diri.
Ø  Mencari hubungan antara jenis lemparan dengan sasaran yang hendak di capai
Ø  Mencari hubungan antara permainan kasti/rounders  dengan kesehatan dan kebugaran tubuh

v       Mengkomunikasikan :
Setelah peserta didik melakukan latihan gerak fundamental jalan cepat selanjutnya peserta didik
Ø  Melakukan permainan Bola Basket  dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi dengan menerapkan gerak fundamental permainan Bola Basket (melambungkan bola, melempar bola, menangkap bola memukul bola, dan teknik berlari) serta menunjukkan sportif,  kerjasama,  bertanggung jawab, menghargai perbedaan, disiplin, dan toleransi selama bermain.
Ø  Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dalam menggunakan dan merawat peralatan peramaian
Ø  Menunjukkan perilaku menerima kekalahan dan mengekspresikan kemenangan tidak berlebih
Ø  Memberikan saran perbaikan keterampilan kepada teman selama melakukan permianan
Ø  Memaparkan hasil diskusi berkaitan dengan  tentang keterampilan gerak permainan kasti secara sederhana berkelompok dengan menunjukkan kerjasama

c. Kegiatan Akhir
Ø  Sebelum pembelajaran usai guru mengumpulkan peserta didik lalu melakukan tanya-jawab dan berdiskusi dengan peserta didik yang berkenaan dengan materi pembelajaran yang telah diberikan , bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan saat melakukan gerakan fundamental.
Ø  Melakukan pelemasan yang dipimpin oleh guru atau oleh salah seorang peserta didik yang dianggap mampu, dan menjelaskan kepada peserta didik tujuan dan manfaat melakukan pelemasan setelah melakukan aktivitas fisik/olahraga yaitu agar dapat melemaskan otot-otot dan tubuh tetap bugar (segar).
Ø  Setelah melakukan aktivitas olahraga sebaiknya seluruh peserta didik dan guru berdoa dan



  1. Alat dan Sumber Belajar
1.    Alat Pembelajaran :
·         Bola Basket atau sejenisnya
·         Lapangan permainan bolabasket atau lapangan sejenisnya
·         Tiang atau semacamnya
·         Peluit

2.    Sumber Pembelajaran :
·         Media cetak
o    Buku pegangan guru dan siswa SMP Kelas VII, Muhajir, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Jakarta: Erlangga.
o    Lembar Kerja Siswa (LKS), Muhajir, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
o    Buku permainan Bola Basket
·         Media elektronik
o    Audio/video visual teknik dasar permainan Bola Basket
o    Rekaman/cuplikan pertandingan Bola Basket
o                                                       
a.                                                                                             I. Penilaian
Teknik dan Bentuk Penilaian
a. Penilaian Pengetahuan
1) Petunjuk Penilaian
Setelah mempelajari materi permainan Bola Basket, tugaskan kepada peserta didik untuk mengerjakan tugas kelompok di bawah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Tugas kelompok ini dapat dikerjakan di rumah dan dikumpulkan dalam bentuk portofolio!


3) Kriteria Penilaian (Pengetahuan/Pemahaman)
• Skor 4 : jika peserta didik mampu menjelaskan tentang teknik dasar melempar,
menangkap bola, dan menggiring bola basket permainan bolabasket.
• Skor 3 : jika peserta didik mampu menjelaskan dua pertanyaan di atas.
• Skor 2 : jika peserta didik mampu menjelaskan salah satu pertanyaan di atas.
• Skor 1 : jika tidak satupun pertanyaan di atas mampu dijelaskan.

b. Penilaian Keterampilan
1) Petunjuk Penilaian
Penilaian aspek keterampilan diberikan dalam dua bentuk, yaitu penilaian terhadap kesempurnaan/keterampilan sikap/cara melakukan suatu proses gerakan (penilaian proses) dan penilaian produk dari gerakan tersebut (diambil kecepatan waktu melakukan gerakan).
2) Butir Soal Keterampilan (Unjuk Kerja)
a) Lakukan teknik dasar melempar dan menangkap bolabasket! Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan suatu proses gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk).


3) Kriteria Penilaian Keterampilan (Unjuk Kerja)
a) Kriteria Penilaian Proses

Kriteria skor: Pelaksanaan lempar dan tangkap bola bolabasket (Proses)
• Sikap awal
Skor 3 jika:
(1) pandangan mata ke arah datangnya bola
(2) badan sedikit dicondongkan ke depan dan berat badan terletak di antara kedua kaki.
(3) lutut ditekuk, badan condong ke depan dan jaga keseimbangan
Skor 2: jika hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar
Skor 1: jika hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar
Skor 0: jika tidak satupun kriteria dilakukan secara benar

Pelaksanaan gerak
Skor 4 jika:
(1) bola didorong dari depan
(2) kedua lengan lurus ke depan
(3) badan dicondongkan ke depan
(4) pandangan mata tertuju pada lepasnya bola
Skor 3: jika tiga kriteria dilakukan secara benar
Skor 2: jika hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar
Skor 1: jika hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar
Skor 0: jika tidak satupun kriteria dilakukan secara benar

• Pelaksanaan akhir (kembali ke sikap semula)
Skor 3 jika:
(1) badan tetap condong ke depan
(2) pandangan mata tertuju pada lepasnya bola
(3) kaki kiri ke depan dan kaki kanan di belakang
Skor 2: jika hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar
Skor 1: jika hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar
Skor 0: jika tidak satupun kriteria dilakukan secara benar
b) Kriteria Penilaian Produk
Contoh penilaian produk gerak dasar (melempar dan menangkap bolabasket) bola dilempar dan     ditangkap ke arah sasaran dinding selama 30 detik.

c. Penilaian Perilaku
1) Petunjuk Penilaian
Penilaian aspek perilaku (sikap) dilakukan dengan pengamatan selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pengamatan dalam proses penilaian dilakukan saat peserta didik melakukan permainan bolabasket. Aspek-aspek yang dinilai meliputi: kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman, disiplin, dan toleransi.
Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta peserta
didik menunjukkan atau menampilkan perilaku yang diharapkan. Tiap perilaku yang dicek (√) dengan rentang skor antara 1 sampai dengan 3. (Baik = 3, Sedang = 2, dan Kurang = 1).


Mengetahui,
Kepala Sekolah,



Dra. Hj. St. Salmiah, M.Pd
NIP. 19630512 198903 2 005
Makassar, .................................
Guru Mata Pelajaran,



Erma Yunus, S.Pd
NIP. 19670214 200502 2 001